anthony bachtiar's place
(when you find me here you will search no more)

Pada akhir perjalanan karir, kita hanya punya 2 pilihan apakah kita akan PENSIUN KAYA atau PENSIUN MISKIN.

Mungkin buat sebagian besar kita yang saat ini berada pada usia produktif antara 25 hingga 45 tahun, mendengar kata pensiun adalah suatu masa yang masih sangat jauh untuk ditempuh dan bahkan mungkin terpikir saja juga belum.

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah apakah kita tidak pernah terusik untuk tahu bagaimana kelak kalau kita pensiun nanti atau kita tidak perduli dan berkata lihat saja nanti dan tidak perlu memikirkannya sekarang.

 
Suatu perubahan trend di negara negara modern bahwa sejak dini sudah dianjurkan kepada generasi muda untuk memikirkan tentang pensiun mereka. Salah satu hal yang menyadarkan pentingnya memikirkan pensiun adalah ide dari Robert T Kiyosaki seorang pengusaha Real Estate dari Amerika yang menulis buku berjudul  RETIRE YOUNG AND RETIRE RICH.
Mudahnya kita terjemahkan saja sebagai Pensiun selagi masih muda dan Pensiun dengan Kaya Raya.

Ada beberapa ilustrasi dibawah ini yang mungkin bisa jadi bahan pertimbangan kita dan juga bahan perenungan akhir hidup seperti apakah yang akan kita pilih.

Pertama:
Kemarin saya sempat bertemu dengan teman seorang wartawan senior pada suatu Media Cetak. Teman saya sudah bekerja disana selama 18 tahun, dan dalam pembicaannya teman saya mengatakan bahwa sejak pertama bekerja sampai sekarang ia mengikuti Jamsostek atau Jaminan Sosial Tenaga Kerja,sesuai dengan peraturan perusahaan di kantornya. Apabila dalam beberapa tahun lagi ia pensiun maka dari uang jamsostek ditambah bonus kerja selama 18 tahun plus tunjangan kerja lainnya maka ia akan memperoleh uang pension sebesar Rp500juta.
Mungkin buat sebagian besar kita jumlah ini adalah kecil, namun ada juga yang mengganggap ini cukup besar. Memang jumlah besar atau kecil ini sangat relatif  tapi setidaknya untuk hidup pensiun di Indonesia untuk sendiri atau bersama pasangannya, jumlah ini sudah memadai meski tidak hidup dengan cara berlebihan.

Kedua:
Saya pernah membaca sebuah hasil survey pada suatu kurun waktu di Amerika Serikat bahwa dari sekelompok pensiunan mulai dari pegawai pemerintah/swasta, banker, dan semua orang yang bekerja pada orang lain maka 70% dari mereka pensiun miskin dan bangkrut, hanya 30% saja yang pensiun kaya dan berkecukupan. Padahal menurut survey tersebut 70% orang orang tersebut semasa mudanya hidupnya sangat nyaman, terjamin penghasilannya mempunyai jabatan tinggi, CEO dan pekerjaan eksekutif lainnya yang sangat jauh dari kondisi miskin, bangkrut  atau kekurangan.
Tapi di hari tua mereka, ternyata jabatan tinggi maupun penghasilan besar dimasa muda tidak menjamin pensiun yang kaya dimasa tuanya.

Ketiga:
Saya punya seorang kakek dari pihak ibu, semasa mudanya beliau terkenal sangat hemat dan irit, uang hanya keluar untuk keperluan yang wajib seperti makan dan sekolah. Untuk jajan atau membeli sesuatu yang konsumtif maka anaknya Cuma diajarkan untuk berdagang antar teman sekolah atau berusaha sendiri. Dalam pembicaraan keluarga sering di jadikan gunjingan bahwa kakek adalah manusia yang "SANGAT PELIT" saya tidak tahu persis berapa banyak uang yang dimilikinya atau bahkan mungkin uangnya sangat terbatas sehingga memilih cara hidup yang sangat sederhana.

Yang saya tahu sekarang adalah kakek sangat menikmati kehidupan pensiunnya. Hampir sebulan sekali kakek bepergian keliling dunia. Aku hanya tahu setiap bulan ada postcard yang datang dan dikirimkan dari berbagai negeri yang dikunjungi kakek.

Masih banyak contoh contoh akhir kehidupan karir seseorang.
Saya tidak tahu apa pilihan anda kelak tentang pensiun anda tapi mungkin ide dibawah ini dapat dijadikan salah satu alternatif menyiapkan pensiun yang baik, meski tidak kaya tapi setidaknya hidup cukup dan tidak miskin.

ASURANSI

Apakah anda sudah ikut program asuransi entah itu jamsostek atau tabungan asuransi lainnya. Bahkan Jamsostek sekarang tidak saja untuk pegawai kantoran tapi bias juga diikuti oleh perorangan. Banyak perusahaan asuransi yang menjual jaminan di hari tua, Buanglah jauh jauh trauma atau ketakutan dalam masyarakat bahwa ada asuransi yang tidak membayar  uang nasabah.  Kalau perusahaan asuransi ini besar dan sudah bertahan sekian puluh atau ratus tahun mestinya mereka bisa demikian karena komitmennya.

 

3 IN 1. (Tabungan sekaligus asuransi dengan sistim unit link atau investasi)

Selain berasuransi untuk melindungi anda dan keluarga, asuransi juga sekarang dapat digabungkan dengan tabungan dan investasi dengan system unit link. Ini adalah suatu sitem Investasi yang tidak besar tapi pertumbuhannya sangat signifikan dan stabil. Silakan hubungi beberapa bank besar dan disana mereka menjual produk asuransi gabungan dengan tabungan dan investasi seperti ini.

 

MENCICIL RUMAH

Kecuali anda sudah punya rumah sendiri, daripada mencicil mobil yang mewah atau nyaman lebih baik anda mencicil rumah meski kecil dan kendarailah mobil yang sederhana sementara anda mencicil rumah. Kalau anda seorang salesman atau perlu entertaint klien dan berpenampilan dengan mobil bagus, anda tidak perlu membelinya. Cukup menyewa mobil tersebut dan bisa lebih menghemat dibanding dengan biaya perawatan mobil mewah milik sendiri.   

 

USAHA KECIL

Anda bisa mulai melakukan usaha kecil kecilan dari rumah sebagai penghasilan tambahan. Saya yakin bahwa tidak semua perumahaan ada benkel atau tempat reparasi AC atau pendingin udara. Padahal pendingin udara sekarang sudah mutlak dimiliki setiap rumah. Kalau anda membuka usaha ini pelanggan pasti sudah ada dan mereka tidak perlu mencari jauh jauh kalau AC mereka bermasalah. Anda tidak perlu menjadi seorang montir tapi anda bisa merekrut teknisi AC untuk bekerja pada anda dengan system bagi hasil. Kalau sekali servis AC Rp25.000.-, Misalnya dalam sebulan di komplek perumahaan anda ada 20 rumah yang service AC maka anda sudah memperoleh tambahan koto sebesar Rp500ribu perbulan tanpa keluar transport karena lokasi dekat dengan rumah anda.  Anda juga dapat mengumpulkan brosur AC dan menawarkan kepada mereka. Apabila mereka berminat anda tinggal beli AC merek tersebut dan anda mengambil selisih penjualan dan bertindak sebagai agen.

 
Usaha kecil lainnya dari komplek adalah menjadi agen majalah atau Koran, gas elpiji, mineral water dan sebagainya.

Silakan pikirkan sekarang tentang pensiun anda kelak. Pilihan ditangan anda apakah mau PENSIUN MISKIN  atau  PENSIUN KAYA.

11 CommentsChronological   Reverse   Threaded
charliesalseros wrote on Nov 13, '07
hmmm...gue lebih memilih asuransi merangkap tabungan masa depan, seperti yang udah gue jalanin sekarang
kalo kudu pelit kaya si opa sih, gak deh
gak tau umur sampe berapa, kalau ntar tua masih bisa jalan dan sehat hehehe....
petualangan wrote on Nov 13, '07
ya kita mati muda saja gimana? huehuehuehue :D
rinita wrote on Nov 13, '07
iya mas...maunya sih pensiun kaya..tapi nggak usah hidup "susah" muda-nya......juga "kaya" waktu muda......
deedeecaniago wrote on Nov 13, '07
gue milih pensiun cantik, hihi
motulz wrote on Nov 14, '07
Kalau menurut gw.. musti diterjemahkan secara Indonesia dulu.. Saran Pak Kiyosaki emang bagus buat jadi motivasi, tapi ada baiknya juga disesuaikan dengan kondisi di Indonesia.

Pensiun menurut pengertian Indonesia adalah.. berhenti bekerja, lantas mendapat santunan / tabungan. Ada santunan sekaligus ada santunan bertahap.

Sementara yang gw tahu dari maksud pensiun Pak Kiyosaki.. adalah bukan berhenti bekerja, melainkan berhenti menjadi PEGAWAI. Dengan kata lain berpindah cara berfikir dari pegawai menjadi "pengusaha" atau enterpreneurship.

Yang kemudian dikenal dengan self-employed. Nah ini yang musti ditumbuhkan sejak kita masih usia produktif. Dengan usaha sendiri, kita bisa mengatur pemasukan dan kecepatan kita memperoleh keuntungan. Sementara dengan konsep pegawai, kita akan dapat upah semata2 untuk membayar semua tagihan bulanan.

loneknight wrote on Nov 14, '07
Saya setuju dengan pendapat anda rekan motulz bahwa pengertian pensiun Indonesia itu masih berbeda dengan pensiun yang diajarkan oleh Robert T Kiyosaki. Namun sekaranglah waktunya merubah paradigma tersebut dan membuka wawasan baru bahwa jadi pegawai itu tidak secure dan pensiun tidak harus sudah tua atau saat mencapai usia pensiun. Saya melihat pada sekolah sekolah nasional plus sejak masih SD sudah diperkenalkan dengan kegiatan business day dimana murid belajar mencari uang sendiri dengan cara berdagang dan jiwa self employed ditumbuhkan sejak kecil. Saya tidak tahu persis apakah disekolah nasional biasa juga diperkenalkan dengan kegiatan tersebut?
Comment deleted at the request of the author.
loneknight wrote on Nov 14, '07, edited on Nov 14, '07
rinita said
pensiun kaya..tapi nggak usah hidup "susah" muda-nya......juga "kaya" waktu muda......
Ada satu doa dalam budaya China yang dilambangkan oleh tiga boneka. Boneka pertama berwajah anak anak dengan muka ceria dan berpakaian rapi dan bagus. Boneka kedua berpakaian perlente dan mewah lalu wajahnya tampak berwibawa dan boneka ketiga berwajah tua tapi dengan senyum yang melebar.
Artinya kita mendoakan seseorang agar selagi masih muda anda bahagia, saat anda dewasa kaya raya dan apabila anda sudah tua dan meninggal maka anda akan masuk surga.
motulz wrote on Nov 14, '07
Saya melihat pada sekolah sekolah nasional plus sejak masih SD sudah diperkenalkan dengan kegiatan business day dimana murid belajar mencari uang sendiri dengan cara berdagang dan jiwa self employed ditumbuhkan sejak kecil. Saya tidak tahu persis apakah disekolah nasional biasa juga diperkenalkan dengan kegiatan tersebut?
Dulu di kampus saya sih ada tuh.. Unit Enterpreneurship.. bahkan ada kerjasama dengan sebuah perusahaan ventura.. Jadi emang harus dibekali supaya punya jiwa enterpreneurship.

Untuk di Indonesia, gw rasa harusnya mulai terpacu ya.. apalagi pemerintah sekarang lagi gencar mengkampanyekan kredit bagi usaha kecil dan menengah.
juliuscarsienly wrote on Nov 16, '07
setudju bangeetttt,,, makanya harus rajin menabung dan berinvestasi, no pain, no gain!
juliuscarsienly wrote on Nov 16, '07
Ada satu doa dalam budaya China yang dilambangkan oleh tiga boneka. Boneka pertama berwajah anak anak dengan muka ceria dan berpakaian rapi dan bagus. Boneka kedua berpakaian perlente dan mewah lalu wajahnya tampak berwibawa dan boneka ketiga berwajah tua tapi dengan senyum yang melebar.
Artinya kita mendoakan seseorang agar selagi masih muda anda bahagia, saat anda dewasa kaya raya dan apabila anda sudah tua dan meninggal maka anda akan masuk surga.
semboyan daku banget:
Muda Berkarya
Tua Berjaya
Mati masuk surga
^_____^V
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help